New Honda Brio Resmi Dikirim ke Konsumen

Bogor -Memulai debut pada Indonesia International Motor Show (IIMS) 2016, New Honda Brio RS dan Brio Satya mulai dikirimkan kepada diler dan konsumen pada awal bulan Juni ini.

Penyerahan secara simbolis unit New Honda Brio RS dan New Brio Satya kepada konsumen dilakukan oleh Presiden Direktur PT Honda Prospect Motor (HPM), Tomoki Uchida serta Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual HPM, Jonfis Fandy.

Dikatakan Jonfis, sejak peluncuran dalam pameran IIMS 2016, New Honda Brio telah dipesan 6 ribu unit. Sebesar 80 persen konsumen memilih varian New Honda Brio Satya dari total pemesanan tersebut.

Jonfis berharap sebanyak 4 ribu unit New Honda Brio RS dan New Brio Satya dapat dikirim kepada konsumen sebelum lebaran.

“Itu sekitar 80-85 persen diantaranya New Honda Brio Satya dan sedangkan 15-20 persennya New Brio RS,” kata Jonfis kepada wartawan, Kamis (2/6/2016).

New Honda Brio RS tampil lebih sporty yang dirancang untuk konsumen muda. Sementara New Honda Brio Satya yang masuk di kelas LCGC hadir dengan pilihan transmisi CVT dengan Earth Dreams Technology.

Seluruh New Honda Brio dibekali dengan mesin i-VTEC 1.2 liter dengan tenaga dan torsi terbesar di kelasnya. Mesin menghadilkan tenaga maksimal 90 PS pada 6.000 rpm dan torsi 110 Nm pada 4.800 rpm. (nkn/lth)

Foto: Niken Purnamasari
Sumber: http://oto.detik.com

Promo & Artikel Lainnya

Baru 4 Bulan Luncur, Honda Civic Turbo Jadi Jawara

Otosia.com – Berselang 4 bulan setelah diluncurkan, All New Honda Civic Turbo langsung memimpin kelas medium sedan dengan pangsa pasar sebesar 53 persen dan total…

Mesin Bisa Jadi Sebab AC Tidak Dingin

Kerusakan komponen air conditioner (AC) belum tentu menjadi penyebab pendingin ruangan tak bekerja dengan maksimal. Bisa jadi penyebabnya mesin yang mengalami overheat. “Jangan langsung curiga…

Fitur Yang Wajib dalam Keselamatan Mobil

Liputan6.com, Jakarta Perlengkapan standar atau fitur dalam keselamatan mobil yang diwajibkan di Indonesia masih terbilang minim. Bahkan jika dibandingkan dengan negara tetangga yang iklim otomotifnya tidak terlalu berbeda…